Platform Streaming Online Tayangkan Filmnya di JAFF 2022

Pemain dari film Panduan Mempersiapkan Perpisahan. (Foto: Wulan Int)

bernasnews – Di era perkembangan teknologi yang semakin pesat tentu memberikan banyak kemudahan bagi para penggunanya. Banyak industri yang kini mulai melakukan peralihan secara online, termasuk industri perfilman.

Streaming online dinilai akan menjadi masa depan industri film Indonesia, apalagi kini banyak platform atau aplikasi penyedia streaming film di Indonesia, salah satunya Bioskop Online.

President of Digital Business Visinema, Ajeng Parameswari mempersembahkan salah satu konten film terbarunya di acara Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) yang berjudul ‘Panduan Mempersiapkan Perpisahan’.

Ajeng mengatakan sejak awal diumumkan, film ini mendapatkan antusias serta sambutan yang luar biasa dari penikmat film. Buktinya, tiket untuk menonton film Panduan Mempersiapkan Perpisahan itu sudah habis terjual beberapa hari sebelum film ditayangkan.

“Baru dilaunching pertama, so far hasilnya baik ya kalau kita lihat responnya. Mudah mudahan nanti pada saat launch di bioskop online juga kita dapat respon yang baik banget,” kata President of Digital Business Visinema, Ajeng Parameswari, Selasa (29/11/2022).

Menurutnya, platform nonton online ini dinilai cocok untuk jalur distribusi film-film Indonesia yang mayoritas berbudget menengah ke bawah. Sehingga ia berharap dapat menarik jumlah penonton untuk dapat menyaksikan film terbaru dari Bioskop Online.

“Kalau target pasti ada, buat kita as long as, yang penting film kita bisa ditonton oleh orang Indonesia bisa ditonton sebanyak banyaknya,” ungkap Ajeng.

Sutradara Film Panduan Mempersiapkan Perpisahan, Adriyanto Dewo mengatakan film ini akan mengisahkan tentang sebuah perpisahan yang sangat relate dan pasti dialami oleh setiap manusia.

Oleh karena itu, melalui karya film ini ia ingin menyampaikan pesan bahwa kehilangan itu bisa terjadi kapan saja dan tak terduga. Meski begitu, jangan sampai kehilangan itu justru menjadi penyesalan di kemudian hari.

“Sebenarnya gimana manusia menghadapi rasa kehilangan, pasti semua orang mengalami itu gimana kita bisa menyikapi nya,” kata Sutradara Film Panduan Mempersiapkan Perpisahan, Adriyanto Dewo.

Adri pun mengungkap alasannya mengapa film ini mengambil latar di Yogyakarta. Menurutnya, akan lebih hidup filmnya apabila cerita didalam buku, dilaksanakan sesuai dengan latar yang diceritakan dari si penulis.

“Karena dibukunya cerita nya sama, cowoknya di Jogja cewenya di Jakarta,” ungkapnya.

Sementara pemeran Demi yakni Lutesha turut membagikan kesulitannya saat menjalani proses syuting.

“Tapi untuk mendalami karakter Demi, Of Course lebih ke reading sama diskusi. Bahkan selain diskusi dengan Mas Adri aku juga nanya pendapat kru yang lain,” kata Bu Lutesha.

Meski begitu, Lutesha mengaku proses syuting berjalan dengan lancar dan menyenangkan karena dirinya cepat membangun chemistry dengan lawan mainnya, Daffa Wardhana.

Lebih lanjut, ia mengungkap bahwa karakter Demi yang diperankan olehnya itu merupakan karakter yang cukup sulit untuk didalami, karena memiliki kepribadian yang tidak mudah ditebak.

“Karakter nya lumayan triki. Untuk memainkan karakter Demi itu lumayan susah, ada di garis abu abu, antara dia penjahat atau bukan,” tuturnya.

Film Panduan Mempersiapkan Perpisahan ini akan tayang pada Januari 2023 di platform Bioskop Online. (Lan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *