MBKM Project Independen Didanai LPDP, Tim Riset UPY Kembangkan Konten Virtual Tour Museum Benteng Vredeburg

Mahasiswa UPY didampingi oleh Dosen yang merupakan Tim Riset UPY foto bersama Kepala Museum Benteng Vredeburg Drs. Suharja usai penyerahan sertifikat. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Kepala Museum Benteng Vredeburg Drs. Suharja menyerahkan sertifikat kepada sejumlah mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) sebagai apresiasi hasil kerja keras pengembangan konten virtual tour, di Benteng Vredeburg, Kota Yogyakarta.

“Pengembangan konten virtual tour tersebut merupakan Program Hibah Riset Keilmuan UPY atas pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kemenkeu RI, dengan bentuk kegiatan MBKM Project Independen,” terang Dr. Muhammad Iqbal Birsyada, M. Pd, dosen prodi Pendidikan Sejarah UPY.

Dikatakan, pengembangan konten virtual tour Benteng Vredeburg untuk dimasukkan dalam pembelajaran IPS, khususnya pembelajaran sejarah pada peserta didik SD, SMP, dan SMA Sederajat. “Konten virtual tour tersebut difokuskan pada lokasi atau tempat-tempat bersejarah yang terdapat dalam minirama Museum Benteng Vredeburg,” beber Iqbal, pada bernasnew, Kamis (24/11/2022).

Ketua Riset UPY Dr. Dhiniaty Gularso S.Si, M. Pd mengatakan, bahwa program tersebut sudah dimulai sejak bulan Desember  2021. Dilaksanakan untuk  mengembangkan pemanfaatan Museum Benteng Vredbug sebagai wahana edukasi pada masyarakat umumnya, khususnya para pelajar.

“Tim riset terdiri dari Dr. Muhamnad Iqbal Birsyada, M. Pd, dosen prodi Pendidikan Sejarah, M. Fairuzabadi, M. Kom Dosen Informatika UPY, dan sebagai ketuanya saya sendiri. Dengan dibantu oleh 7 mahasiwa kami,” kata Dhiniaty, yang juga sebagai dosen PGSD UPY dan S2 Dikdas.

Lanjut Dhiniaty menjelaskan, berikut nama-nama mahasiswa UPY yang terlibat dalam proyek pengembangan konten virtual tour, di Benteng Vredeburg yaitu, Muhammad Faiz Romadhon Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar; Ardyansyah Wahyu Sejati Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar; Yoga Pratama Prodi Informatika; Cahyo Putro Wardoyo Prodi Informatika; Muhammad Abdu Prodi Pendidikan Sejarah; Dhandi Khairul Anam Prodi Pendidikan Sejarah; dan Muhammad Khidir Baihaqi Prodi Pendidikan Sejarah. (nun/ ted)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *