News  

Pemkot Yogyakarta Raih 13 Kali Penghargaan WTP dari Kemenkeu RI

Sekda Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya menunjukan trofi penghargaankali ke-13 atas capaian opini Wajar Tanpa Kecuali (WTP) secara berturut-turut oleh Menteri Keuangan RI, di Kantor Kementrian Keuangan Republik Indonesia dalam acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022 di Kantor Kemenkeu Jakarta, Kamis (22/9/2022). Foto: istimewa.

bernasnews – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menerima penghargaan yang kali ke-13 atas capaian opini Wajar Tanpa Kecuali (WTP) secara berturut-turut oleh Menteri Keuangan RI.

Penghargaan itu diserahkan oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati kepada Sekda Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya, di Kantor Kementrian Keuangan Republik Indonesia dalam acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022 di Kantor Kemenkeu Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Menteri Keungan RI Sri Mulyani Indrawati mengatakan, bahwa penghargaan dari Kemenkeu tersebut diberikan kepada daerah yang sudah mendapatkan WTP minimal 10 kali berturut turut dari BPK. Menurut dia, Kota Yogyakarta sendiri sudah 13 kali berturut turut menerima Opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Penghargaan tersebut, juga merupakan apresiasi untuk Pemkot Yogyakarta dalam mengelola keuangan secara akuntabel dan transparan. Opini WTP menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan suatu pemerintahan dalam mengelola keuangan untuk setiap kegiatan,” tutur Sri Mulyani, dikutip dari Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati didampingi Dirjen Perbendaharaan Kementrian Keuangan RI Hadiyanto (Kanan) saat memberikan sambutannya usai menyerahkan penghargaan opini WTP kepada Pemkot Yogyakarta yang diterima oleh Sekda Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya (Kiri). Foto: Istimewa.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkot Yogyakarta yang terus menjaga dan mengelola keuangan dengan baik. “Sebab, kita sedang menggunakan dana publik, dana rakyat, dan kita harus mempertanggungjawabkan secara baik,” tandas Sri Mulyani.

Sementara Sekda Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya usai menerima penghargaan juga menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Kemenkeu RI. Menurut Aman, penghargaan yang diraih ini harus bisa menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja dalam melayani warga masyarakat Kota Yogyakarta.

“Penghargaan Opini WTP ini sebetulnya tidak hanya menjadi kebanggaan semata, namun juga menjadi motivasi kita untuk terus menjaga dan konsisten terhadap ketaatan dan mengelola pemerintah daerah menjadi baik,” ujar dia.

“Penghargaan ini merupakan hasil bersama atas sinergitas dan koordinasi yang sudah dibangun secara apik selama ini,” tegas Aman Yuriadijaya, dikutip dari Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta.

 Dikatakan, proses meraih opini WTP dari BPK, sekaligus penghargaan dari Kemenkeu tidak mudah. Butuh konsistensi, kebersamaan, tata kelola keuangan yang baik, serta kesungguhan untuk mengikuti aturan yang berlaku.

“Keberhasilan yang diraih Kota Yogyakarta harus dijaga bersama-sama dan terus dikawal. Perolehan WTP tersebut bukan tujuan utamanya, tujuan utamanya adalah bagaimana Pemkot Yogya menjaga tanggungjawab dan terus berkomitmen dalam menerapkan tata kelola Pemerintah yang baik,” pungkasnya.

Seperti telah diketahui Pemkot Yogyakarta menjadi Pemda di lingkungan DIY yang paling banyak menerima WTP. Pemkot Yogya telah mendapat opini WTP sejak tahun 2008. Kemudian disusul oleh Pemda DIY pada 2010. Sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman pada tahun 2011, Pemkab Bantul pada 2012, Pemkab Kulon Progo pada 2013, dan Pemkab Gunungkidul pada 2015. (ted)

Leave a Reply

Your email address will not be published.